Connect with us

Tips & Tutorial

Cara Registrasi dan Upload Artikel di Open Science Framework

Published

on

Ilustrasi. - Photo: pixabay

Open Science Framework atau disingkat OSF merupakan wadah berbagi tulisan hasil penelitian atau jenis artikel lainnya bagi akademisi (dosen), peneliti, mahasiswa dan pihak-pihak lainnya. Keunggulan situs dengan jargon populernya “Show Your Work, Share Your Work, Anvance Science”, ini yakni gratis dan semua artikel yang diupload secara otomatis akan mendapatkan nomor DOI (Digital Object Identifier). Selain itu, OSF dapat menjadi alternatif pilihan publikasi cepat (hanya membutuhkan beberapa menit), dibandingkan dengan harus menunggu lama pada media publikasi lain yang biasanya berbulan-bulan atau mungkin setahun.

Bagaimana membuat akun atau mendaftar di OSF (Open Science Framework) serta cara upload artikel? Berikut ini akan diuraikan 7 langkah registrasi dan cara uload tulisan.

  1. Langkah pertama silahkan mengunjungi atau membuka situs OSF melalui link: https://osf.io
  2. Lakukan registrasi dengan cara klik tombol SIGN UP
  3. Silahkan isi nama lengkap anda pada kolom “Full Name”, alamat e-mail pada kolom “Contact Email”, kemudian masukkan kembali alamat email pada “Confirm Email” dan setelah itu buatlah pasword pada kolom “Pasword”
  4. Tahap berikutnya silahkan klik tulisan “I have read and agree to the Terms of use and privacy policy”
  5. Klik “i’m not a robot”
  6. Klik tombol “SIGN UP”
  7. Sampai pada tahap ini registrasi telah selesai dan selanjutnya silahkan mengecek serta klik link verifikasi yang telah dikirim ke e-mail anda oleh pihak OSF (Open Science Framework).

Selanjutnya akan dibahas 9 langkah upload artikel di Preprint OSF (Open Science Framework).

  1. Silahkan login di laman website osf.io dengan menggunakan akun yang anda telah registrasikan sebelumnya.
  2. Klik “My Project”, lalu lanjutnya mengklik “All my preprints”, serta klik pula “Make one now”.

Atau anda juga dapat mengklik menu “All my preprint” dan setelah itu klik “OSFPREPRINTS”, seperti pada tampilan di bawag ini:

  1. Silahkan klik tombol berwarna hijau yang bertuliskan “Add a preprint”

Sampai pada bagian ini ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan dan yang paling penting adalah pastikan bahwa tahap sebelumnya telah terisi sesuai petunjuk, karena tidak akan bisa lanjut ke tahap selanjutnya jika sebelumya belum dianggap selesai oleh sistem.

  1. Tahap pertama : “Select a service”, yakni silahkan pilih default OSF yang berwarna biru dan lalu klik “Save and continue”
  2. Tahap kedua : “Upload file”, yakni silahkan memilih “Upload from my computer” dan selanjutnya pilih file yang ingin diupload dari folder komputer anda. Selanjutnya isi Title atau judul pada menu “Enter Preprint Title” dan selanjutnya silahkan menunggu proses uploadnya hingga selesai.
  3. Tahap ketiga : “Basic”, yakni pada bagian ini silahkan anda mengisi lisensi, year, copyright holder, tanggal publikasi, tag, dan
  4. Tahap keempat : Silahkan pilih Dicipline yang dianggap sesuai dengan topik artikel dan setelah itu klik tombol “Continue”
  5. Tahap kelima : Silahkan pilih “Authors” lalu klik tombol “Continue”
  6. Tahap Keenam : silahkan klik tombol “Create preprint” dan lalu klik “Preprint”

Proses upload anda telah selesai.

Sekian uraian tentang cara membuat akun atau langkah-langkah registrasi serta cara upload file artikel di Open Science Framework (OSF), semoga bermanfaat.

Continue Reading

Tips & Tutorial

Cara Mengganti Nama Pengguna di Zoom Meeting

Published

on

MENGGANTI nama di Zoom Meeting sebenarnya bukan suatu keharusan yang mesti dilakukan semua pengguna. Hanya saja dalam kegiatan tertentu seperti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), seminar, workshop/lokakarya, serta jenis kegiatan lainnya, seringka mengganti nama (rename) dianjurkan.

Lalu bagaimana cara mengganti nama pada layar (name screen) Zoom tersebut? Silahkan sobat simak tahapan rename berikut ini dalam versi mobile (gadget atau handphone).

1. Pastikan bahwa anda telah terhubung link atau masuk dalam forum online ini.
2. Klik atau pilih tombol “Partisipant” yang berada di antara tombol “Share” dan “Moore”.
3. Klik atau pilih nama anda (me) dan lalu “Rename”.
4. Isi kolom “Enter a new screen name” dengan nama anda (sesuai kebutuhan, termasuk gelar).
5. Akhiri dengan memilih tombol “Oke”.

Proses mengganti nama anda (rename screen) pada zoom meeting anda akan terlihat oleh semua pengguna yang bergabung di ruang online ini.

Continue Reading

Tips & Tutorial

Cara Membuat Catatan Kaki (Footnote) di Word

Published

on

SALAH satu elemen penting dalam penulisan karya ilmiah jurnal, skripsi, tesis, dan disertasi adalah kemampuan penulis membuat footnote atau catatan kaki. Apakah anda pernah membuat catatan kaki dan sekarang lupa? Atau belum pernah sama sekali sehingga tidak mengetahui caranya? Berikut ini akan dijelaskan cara praktis membuat footnote atau catatan kaki.

Sebelum mengenail teknis pembuatan atau penulisannya, perlu dikemukakan terlebih dahulu apa itu footnote? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa footnote adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku (biasanya dicetak dengan huruf yang lebih kecil daripada huruf di dalam teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah pokok).

Ada beberapa fungsi dan kegunaan footnote yakni: (1) sebagai tanda bukti rujukan/referensi yang dikutip; (2) sebagai informasi lanjutan atas sumber yang dikutip, sehingga pembaca bisa menelusuri lebih jauh; (3) sebagai pembahasan lanjutan atas istilah, konsep, teori, dan lainnya yang rancu atau tidak memungkinkan disertakan pada paragraf; (4) sebagai petunjuk berupa informasi halaman rujukan yang dikutip ulang.

Adapun unsur-unsur catatan kaki (footnote) yakni  nama pengarang, judul buku, kota penerbit, nama penerbit, tahun terbitan, dan halaman yang dikutip. Cara penulisannya yakni membuat catatan kaki dengan ukuran font yang lebih kecii dari ukuran font isi tulisan. Biasanya isi tulisan menggunakan font jenis Times New Roman size 12, maka ukuran font catatan kakinya size 10. Kemudian dalam catatan kaki identitas sumber rujukan tidak selamanya ditulis lengkap karena alasan pengutipan berulang, sehingga cukup menulisnya singkat dengan ibid, op. cit, dan loc. cit secara italic.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem dimana penulisan sumber yang dilakukan secara berulang tanpa diantarai oleh kutipan sumber lain yang berbeda.

Contoh:

1Ahmadin. Metode Penelitian Sosial, (Makassar: Rayhan Intermedia, 2013), hlm. 15.

2Ibid.

3Ibid., hlm. 18.

Op. cit. merupakan singkatan dari Opera Citato yang menjukkan penulisan sumber/rujukan yang sama namun telah diantarai oleh kutipan lain.

Contoh:

1Ahmadin. Pelautkah Orang Selayar?, (Yogyakarta: Ombak, 2006), hlm. 19.

2D.G.E. Hall. Sejarah Asia Tenggara, (Surabaya: Usaha Nasional, 1986), hlm. 98.

3Ahmadin, op. cit., hlm. 12.

Loc. cIt. merupakan singkatan dari Loco Citato yang menunjukkan penulisan sumber/rujukan yang sama dan halamannya juga sama, namun diantarai oleh kutipan lainnya.

Contoh:

1Ahmadin. Pelautkah Orang Selayar?, (Yogyakarta: Ombak, 2006), hlm. 19.

2D.G.E. Hall. Sejarah Asia Tenggara, (Surabaya: Usaha Nasional, 1986), hlm. 98.

3Ahmadin, loc. cit., hlm. 19.

Cara menuliskannya dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

  • Silahkan masuk ke MS Word Document lalu letakkan kursor pada bagian dimana nomor catatan kaki akan posisikan. Biasanya pada akhir kalimat atau paragraf.
  • Klik “References” pada bagian atas layar komputer atau laptop dan lalu cari “Footnotes” di bagian bawahnya kemudian klik tanda panah bawah miring ke kanan.

  • Silahkan klik “Insert” dan secara otomatis anda akan dibawa ke halaman dimana akan menuliskan catatan kaki. Silahkan isi sesuai format penulisan catatan kaki yang berlaku.
  • Selesai

Selain cara di atas, ada teknis yang lebih praktis sebagai alternatif yang dapat dilakukan yakni:

Tekan tombol “Alt” pada laptop atau komputer anda lalu ketik “inni”, maka secara otomatis akan muncul form dimana kita akan menulis catatan kaki.

Semoga tutorial membuat catatan kaki ini bermanfaat terutama bagi kalangan pemula.

Continue Reading

Tips & Tutorial

Cara Mengganti Nama dan Password Wifi IndiHome

Published

on

KALANGAN pengguna internet tentu tidak asing dengan Wifi IndiHome, karena perangkat berbahan fiber optik ini dikenal memiliki kecepatan akses yang sangat baik. IndiHome Fiber adalah layan Triple Play (3 in 1) yang dipersembahkan oleh Telkom, yang terdiri dari Internet Fiber atau Hight Speed Internet (Internet Cepat), Interactive TV, dan Phone (Telepon Rumah). Adapun paketn internetnya bervariasi mulai dari 10 Mbps hingga 100 Mbps dan modem WIFI.

Saat pemasangan jaringan internet ini di rumah, maka petugas akan meminta password (tentu juga nama) dari pengguna sesuai yang diinginkan dan mudah diingat. Password inilah yang akan disetting oleh petugas sebagai data login untuk mengakses internet melalui jaringan ini. Meskipun demikian, dalam perjalanan penggunaannya seringkali muncul keinginan untuk mengubah nama atau passwordnya. Nah… berikut ini diuraikan cara mengganti nama Wifi dan Password Wifi.

Cara Mengganti Nama Wifi IndiHome

  1. Silahkan melakukan login ke Modem IndiHome melalui Chrome, Firefox, dan lainnya. Ketik alamat IP Default 192.168.1.1 pada adress bar dan lalu enter.
  2. Pada kolom isian username dan Password, silahkan isi masing-masing dengan Admin.
  3. Klik Network > WLAN > SSID Settings.
  4. Perhatikan kolom SSID Name dan disitulah nama Wifi dapat diubah sesuai keinginan dengan maksimal 32 karakter.
  5. Klik tombom Submit untuk menyimpan perubahan nama yang baru di isi.

Cara Mengganti Nama Wifi IndiHome

  1. Silahkan melakukan login ke Modem IndiHome melalui Chrome, Firefox, dan lainnya. Ketik alamat IP Default 192.168.1.1 pada adress bar dan lalu enter.
  2. Pada kolom isian username dan Password, silahkan isi masing-masing dengan Admin.
  3. Klik Network > WLAN > Security.
  4. Perhatikan kolom WPA Passphrase dan disitulah password Wifi dapat diubah sesuai keinginan dengan minimal 8 dan maksimal 63 karakter.
  5. Klik tombom Submit untuk menyimpan perubahan nama yang baru di isi.

Perlu diingat bahwa tutorial ini khusus untuk Model CTE F069.

Demikianlah tutorial cara mengganti nama Wifi IndiHome dan Password IndiHome. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Continue Reading

Trending