Connect with us

Tips & Tutorial

Cara Melihat Password Gmail Milik Sendiri

Published

on

MELIHAT password Gmail milik sendiri sebenarnya sangat jarang dilakukan seseorang baik pada android (Handphone) maupun di laptop (komputer). Mengapa? Karena hampir semua orang saat membuat akun gmail telah menyimpan secara otomatis password miliknya. Akan tetapi, bagaimana jika akun gmail tersebut akan dibukan di ponsel atau laptop lain? Di sinilah kita membutuhkan data login email dan biasa banyak orang yang lupa. Berikut ini dikemukakan cara melihat password gmail milik sendiri.

Perlu dikemukakan bahwa pasword gmail hanya dapat dilihat khusus bagi akun yang pernah login dan meniympan passwordnya pada suatu android atau komputer.

Langkah menemukan password di Google Chrome

  1. Silahkan buka Google Chrome di komputer atau android anda.
  2. Klik titik tiga pada pojok kanan atas layar lalu pilih “Settings”.
  3. Setelah masuk Setting, selanjutnya pilih “Password” dan akan muncul nama-nama akun berikut nama pengguna dan passwordnya yang pernah tersimpan (khusus android biasanya membutuhkan kunci pola atau sandi ponsel untuk melihat password).
  4. Untuk menemukan lebih cepat password gmail, lakukan penelusuran di kolom pencarian dengan cara mengetik “google” lalu enter. Silahkan pilih nama pengguna sesuai akun yang dicari lalu klik icon mata untuk melihat password gmail.
  5. Selesai.

Perhatian

Hanya password yang pernah tersimpan di android atau komputer yang dapat ditemukan dengan langkah dan tahap di atas. Jika data login gmail tidak ketemu, berarti anda tidak pernah atau lupa menyimpannya saat pertama kali login.

Semoga tutorial singkat ini memberi manfaat.(pt)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Tips & Tutorial

Cara Registrasi dan Upload Artikel di Open Science Framework

Published

on

Ilustrasi. - Photo: pixabay

Open Science Framework atau disingkat OSF merupakan wadah berbagi tulisan hasil penelitian atau jenis artikel lainnya bagi akademisi (dosen), peneliti, mahasiswa dan pihak-pihak lainnya. Keunggulan situs dengan jargon populernya “Show Your Work, Share Your Work, Anvance Science”, ini yakni gratis dan semua artikel yang diupload secara otomatis akan mendapatkan nomor DOI (Digital Object Identifier). Selain itu, OSF dapat menjadi alternatif pilihan publikasi cepat (hanya membutuhkan beberapa menit), dibandingkan dengan harus menunggu lama pada media publikasi lain yang biasanya berbulan-bulan atau mungkin setahun.

Bagaimana membuat akun atau mendaftar di OSF (Open Science Framework) serta cara upload artikel? Berikut ini akan diuraikan 7 langkah registrasi dan cara uload tulisan. (lebih…)

Continue Reading

Tips & Tutorial

Cara Mengganti Nama Pengguna di Zoom Meeting

Published

on

MENGGANTI nama di Zoom Meeting sebenarnya bukan suatu keharusan yang mesti dilakukan semua pengguna. Hanya saja dalam kegiatan tertentu seperti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), seminar, workshop/lokakarya, serta jenis kegiatan lainnya, seringka mengganti nama (rename) dianjurkan.

Lalu bagaimana cara mengganti nama pada layar (name screen) Zoom tersebut? Silahkan sobat simak tahapan rename berikut ini dalam versi mobile (gadget atau handphone).

1. Pastikan bahwa anda telah terhubung link atau masuk dalam forum online ini.
2. Klik atau pilih tombol “Partisipant” yang berada di antara tombol “Share” dan “Moore”.
3. Klik atau pilih nama anda (me) dan lalu “Rename”.
4. Isi kolom “Enter a new screen name” dengan nama anda (sesuai kebutuhan, termasuk gelar).
5. Akhiri dengan memilih tombol “Oke”.

Proses mengganti nama anda (rename screen) pada zoom meeting anda akan terlihat oleh semua pengguna yang bergabung di ruang online ini.

Continue Reading

Tips & Tutorial

Cara Membuat Catatan Kaki (Footnote) di Word

Published

on

SALAH satu elemen penting dalam penulisan karya ilmiah jurnal, skripsi, tesis, dan disertasi adalah kemampuan penulis membuat footnote atau catatan kaki. Apakah anda pernah membuat catatan kaki dan sekarang lupa? Atau belum pernah sama sekali sehingga tidak mengetahui caranya? Berikut ini akan dijelaskan cara praktis membuat footnote atau catatan kaki.

Sebelum mengenail teknis pembuatan atau penulisannya, perlu dikemukakan terlebih dahulu apa itu footnote? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa footnote adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku (biasanya dicetak dengan huruf yang lebih kecil daripada huruf di dalam teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah pokok).

Ada beberapa fungsi dan kegunaan footnote yakni: (1) sebagai tanda bukti rujukan/referensi yang dikutip; (2) sebagai informasi lanjutan atas sumber yang dikutip, sehingga pembaca bisa menelusuri lebih jauh; (3) sebagai pembahasan lanjutan atas istilah, konsep, teori, dan lainnya yang rancu atau tidak memungkinkan disertakan pada paragraf; (4) sebagai petunjuk berupa informasi halaman rujukan yang dikutip ulang.

Adapun unsur-unsur catatan kaki (footnote) yakni  nama pengarang, judul buku, kota penerbit, nama penerbit, tahun terbitan, dan halaman yang dikutip. Cara penulisannya yakni membuat catatan kaki dengan ukuran font yang lebih kecii dari ukuran font isi tulisan. Biasanya isi tulisan menggunakan font jenis Times New Roman size 12, maka ukuran font catatan kakinya size 10. Kemudian dalam catatan kaki identitas sumber rujukan tidak selamanya ditulis lengkap karena alasan pengutipan berulang, sehingga cukup menulisnya singkat dengan ibid, op. cit, dan loc. cit secara italic.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem dimana penulisan sumber yang dilakukan secara berulang tanpa diantarai oleh kutipan sumber lain yang berbeda.

Contoh:

1Ahmadin. Metode Penelitian Sosial, (Makassar: Rayhan Intermedia, 2013), hlm. 15.

2Ibid.

3Ibid., hlm. 18.

Op. cit. merupakan singkatan dari Opera Citato yang menjukkan penulisan sumber/rujukan yang sama namun telah diantarai oleh kutipan lain.

Contoh:

1Ahmadin. Pelautkah Orang Selayar?, (Yogyakarta: Ombak, 2006), hlm. 19.

2D.G.E. Hall. Sejarah Asia Tenggara, (Surabaya: Usaha Nasional, 1986), hlm. 98.

3Ahmadin, op. cit., hlm. 12.

Loc. cIt. merupakan singkatan dari Loco Citato yang menunjukkan penulisan sumber/rujukan yang sama dan halamannya juga sama, namun diantarai oleh kutipan lainnya.

Contoh:

1Ahmadin. Pelautkah Orang Selayar?, (Yogyakarta: Ombak, 2006), hlm. 19.

2D.G.E. Hall. Sejarah Asia Tenggara, (Surabaya: Usaha Nasional, 1986), hlm. 98.

3Ahmadin, loc. cit., hlm. 19.

Cara menuliskannya dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

  • Silahkan masuk ke MS Word Document lalu letakkan kursor pada bagian dimana nomor catatan kaki akan posisikan. Biasanya pada akhir kalimat atau paragraf.
  • Klik “References” pada bagian atas layar komputer atau laptop dan lalu cari “Footnotes” di bagian bawahnya kemudian klik tanda panah bawah miring ke kanan.

  • Silahkan klik “Insert” dan secara otomatis anda akan dibawa ke halaman dimana akan menuliskan catatan kaki. Silahkan isi sesuai format penulisan catatan kaki yang berlaku.
  • Selesai

Selain cara di atas, ada teknis yang lebih praktis sebagai alternatif yang dapat dilakukan yakni:

Tekan tombol “Alt” pada laptop atau komputer anda lalu ketik “inni”, maka secara otomatis akan muncul form dimana kita akan menulis catatan kaki.

Semoga tutorial membuat catatan kaki ini bermanfaat terutama bagi kalangan pemula.

Continue Reading

Trending